Surya terkatup malu dibalik gumpalan awan menghitam dan sepercik air kehidupan jatuh dan membasahi bumi sejalan dengan belai lembut angin menghujam kalbu yang mengerang kesakitan.. kondisi alam yang merobek ingatanku akan sisa hati yang berserak di temaramnya malam..
Hari itu..minggu bertanggalkan genap di bulan penghujung tahun kusadari bahwa Tuhan memang benar menciptakan rasa yg tak kukenal sebelumnya..rasa kehilangan..sulit kucerna bahasa Tuhan ini antara runtuhnya dinding hati bercampur kekecewaan dan penyesalan yang teramat dalam..terlambat..aku terlambat!
Rekaman mental antara kau dan aku dalam biduk romantisme kota tua berkawankan cahaya lilin dan botolan anggur bertahunkan serupa..canda demi canda..cumbu demi cumbu..habiskan malam dan belasan pekan berikutnya..bergulat dalam emosi dan erotisitas sejoli lenyapkan keluh yang berujung peluh..bersama lupa dan tenggelam di heningnya malam..kita lupa akan kehidupan lampau dan cita di masa depan..kita nikmati kita..hanya kita dan masa ini..
Kayu berderit temani pola kehidupan malam kita..habiskan satu hari yang kurasa lebih dari 12 dikalikan 2 jam..dunia pergolakan hasrat semata..bergumul di hangatnya jahitan woll berhiaskan renda klasik berpitakan merah senyawa gincu yg berpagut di wajahmu..kita bahkan dibuat mati untuk kembali ke kesadaran duniawi..
Seni yang kita nikmati dalam keindahan elok rupa dan lekuk sudut raga senggamai hari yang terlalu dini kusebut pagi...dan hari yang terlalu siang kusebut senja..bermula dalam lembayung menghias langit-langit hati yang melonjak kagum dan berakhir terpuruk terpojok sepi,embun seakan mencemooh lara hati bergumam lirih saat sosok rupawan tinggalkan onggokan peluh dan tersisa hanya bayang semu.
Ku dibutakan rasa tak percaya dan terbakar cemburu yg hampir membunuhku hidup-hidup dengan tidak menyisakan nafas untuk lorong paru..tercekat dan tersedak saat alibimu terbongkar penuh malu..kusadari kerlingan jari kiri manismu mengisyaratkanku untuk membunuh diriku sendiri..pergilah..segeralah kau pindahkan hiasan jari manis itu ke jemari kananmu.. siapa yang khianati kita??!! Kamu? Aku? Bodoh!! Ku mengumpat pada Tuhan..cinta itu adalah bualan semata..tuhan memang ciptakan berpasang-pasangan dan seorang pecundang..kau berpasang..dan aku pecundang..
Terlambat meminangmu dan ku habis menjadi abu terbakar rasa penyesalan.. tak kukutip pepatah lama mengejar cinta hanya sampai janur kuning..ku kejar cinta hingga bendera kuning yang akhiri kisah kita..camkan itu,teriakku!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar