Hitam disini merindukan rembulannya.
Hitam disini merindukan kekasih sejatinya.
Hitam disini menyisakan sudut hati untuk kau penuhi.
Hitam disini mengganti namanya.
Hitam yang tidak lagi menghitam.
Gradasi warna merah muda bercampur sipu malu dan luapan cinta melebur dengan pesona suka cita.
Pola warna kehidupan temukan jejak langkahnya,telusuri melalui kata hatinya.
Nurani tak membohongi,sejatinya rindu menghampiri.
Rindu rindu rindu.kosakata itu penuh luapi kepalaku,bahkan hatikupun teriakimu selalu.
Nogus..itu namamu?!
Iya aku mencarimu dalam labirin hati.
Jangan biarkan aku tersesat dan sesak dalam tumpukan namamu dalam isi otakku.
Kumau kau dalam hidupku selalu.
Kusuguhkan kau kepulan hangat senyum pagiku untukmu. Selalu
Rabu, 29 Agustus 2012
Minggu, 26 Agustus 2012
Hitam yang tak lagi menghitam
Langit menari,mentari tak henti menyinari
Sosokmu terlatih hadir dalam setiap mimpi,apa ini? Cinta kurasa.
Kuibaratkan kau itu mata angin,membawaku selalu menujumu.
Kau akan diam saja disitu?? Biarlah aku yang berlari memelukmu.
Tuhan itu menciptakan rongga pada jemariku untuk merengkuh jemarimu.
Semua berawal dari satu senyuman dan kencan pertama,berikutnya kencan yang serupa dengan gelak tawa bertambah.
Bahagiaku kutuai dari dirimu tuan.
Ketenanganku kutuai dari tatapanmu.
Nyamanku kutuai dari pelukmu.
Dahagaku akan cinta kau sembuhkan dengan hadirmu.
Tuhan itu maha jenaka,kau hadir tanpa kuduga dengan tawa,sambut aku dalam gelak dan menyisakan rindu dalam rongga paru.
Kau ingat hitam?! Akhirnya hitam itu tenggelam dalam dasar pelangi berserukan namamu.
Jarak bahkan waktu yang membuat kita tak harus bersama,terkadang jarak dan waktu jualah yang pertemukan kita,yang selalu kusebut "persimpangan rindu".
Saatmu dan aku bersama,aku ingin satu jentikan jari membuat waktu melambat.
Aku ingin nikmati setiap detiknya denganmu.
Jam pasirpun terhentak berhenti saat kau menciumku,rasanya jantungku ingin meletup dan meneriakan kebahagiaan.
Kau tau apa itu rindu?! Rindu itu kamu!
Bahkan toples-toples rindu yang kau bilang disimpan untukku tak cukup bila aku lahap seluruhnya.
Bersyukur akan hadirmu dalam hidupku yang penuh kacau balau,kau sekelebat hadir dan rapikan seluruh potongan-potongan hati bahkan menjadi serpihan yang awalnya tak mungkin aku rapikan sendiri.
Kau itu deru nafasku.
Kuhembus namamu selalu.
Cinta itu adalah kamu!
-rasaku akanmu dimulai dari 22juli2012-
Dan takkan kutamatkan kisah ini.
Sosokmu terlatih hadir dalam setiap mimpi,apa ini? Cinta kurasa.
Kuibaratkan kau itu mata angin,membawaku selalu menujumu.
Kau akan diam saja disitu?? Biarlah aku yang berlari memelukmu.
Tuhan itu menciptakan rongga pada jemariku untuk merengkuh jemarimu.
Semua berawal dari satu senyuman dan kencan pertama,berikutnya kencan yang serupa dengan gelak tawa bertambah.
Bahagiaku kutuai dari dirimu tuan.
Ketenanganku kutuai dari tatapanmu.
Nyamanku kutuai dari pelukmu.
Dahagaku akan cinta kau sembuhkan dengan hadirmu.
Tuhan itu maha jenaka,kau hadir tanpa kuduga dengan tawa,sambut aku dalam gelak dan menyisakan rindu dalam rongga paru.
Kau ingat hitam?! Akhirnya hitam itu tenggelam dalam dasar pelangi berserukan namamu.
Jarak bahkan waktu yang membuat kita tak harus bersama,terkadang jarak dan waktu jualah yang pertemukan kita,yang selalu kusebut "persimpangan rindu".
Saatmu dan aku bersama,aku ingin satu jentikan jari membuat waktu melambat.
Aku ingin nikmati setiap detiknya denganmu.
Jam pasirpun terhentak berhenti saat kau menciumku,rasanya jantungku ingin meletup dan meneriakan kebahagiaan.
Kau tau apa itu rindu?! Rindu itu kamu!
Bahkan toples-toples rindu yang kau bilang disimpan untukku tak cukup bila aku lahap seluruhnya.
Bersyukur akan hadirmu dalam hidupku yang penuh kacau balau,kau sekelebat hadir dan rapikan seluruh potongan-potongan hati bahkan menjadi serpihan yang awalnya tak mungkin aku rapikan sendiri.
Kau itu deru nafasku.
Kuhembus namamu selalu.
Cinta itu adalah kamu!
-rasaku akanmu dimulai dari 22juli2012-
Dan takkan kutamatkan kisah ini.
Langganan:
Postingan (Atom)

