Hitam adalah senyawa dari runutan kisah sendu yang berkilauan airmata dan satu kata bantu penyesalan.
Hitam yang selalu mendambakan warna pelangi yang menghias hati.
Hitam tak berarti rapuh, hitam hanya pesona kegelepan dalam nuansa kelabu.
Hitam mengawali seluruh pola warna jiwa ,berawal dari titik-titik yang membuat rangka dari indahnya jatuh cinta, dari hitam bercampur semu merah muda yang menganalogikan cinta buta dan pengharapan yang berlebih pada binarnya kunang-kunang dalam kepak hati.
Hitampun memudarkan jiwanya dalam warna abu, pola kehidupan akan kehilangan hal semu dalam pengaharapan. Hitam bercampur putih yang terlampau sedikit menganalogikan sucinya cinta dan pengharapan berbuah pedih layaknya gelayut awan gelap tanpa hujan.
Hitam adalah warna hakiki yang mengiblatkan manusia akan kegetiran hati yang mencoba bangkit dan merangkak, merintih dan mencoba berlari dari realita duniawi.
Hitam menjulurkan indahanya pada sosok ketegaran dan tak gentarnya manusia meluapkan sudut hati yang meneriakan kekecewaan.
Hitam tak berarti patahnya ranting dalam dinding hati, hitam hanya tiang penopang kalbu yang merangkak mengagumi indahnya warna pelangi pada dinding relung hati yang jelas bukan hatinya.
Hitam setubuhi seluruh warna tanpa terkecuali mencari rasa bahagia dan ranumnya manis kehidupan.
Hitam berujung indah dalam tumpukan campuran warna pelangi. Rasanya tak salah hitam mencoba menyendiri dan menenggelamkan diri dalam pelangi serta dibuat lupa akan lubang besar yang menganga dalam hatinya yang membendung kecewa.