Sabtu, 29 Oktober 2011

mercusuar mengagumi buih mimpi

pencitraan,,pendustaan terhadap nurani..label percintaan tersusun rapi oleh cumbuan..genggaman dan dekapan sejoli menghantar kasih..saat mentari tertutup sipunya kelabu awan..sejumput kenangan kembali hadir bersama jatuhnya partikel air mata dan hujan membasahi bumi..gemericik nada alam menyuguhi khayalan..

bentangan lamunan mencari sosok yang telah lama hilang,dan seketika hadir menyelimuti kalbu..sejauh mercusuar melemparkan cahayanya..mimpi itu..mercusuar itu kembali menghiasi kehidupanku di alam tidurku..masih kurasa sentuhanmu seketika aksaraku membiru..debur ombak..lantunan sayup angin membuai rindu..dan kembali engkau tenggelam tinggalkan mimpi..pengharapan kembali tertuju akan hangatnya dekap rindumu..engkau dimana? mencumbumu dalam lelahnya pencarian..layaknya simfoni gugurnya dedaunan di musim penghujan..

perjumpaan berkawankan perpisahan..perpisahan berkawankan airmata..airmata berkawankan pengharapan..pengharapan berkawankan lamunan...lamunan berujung terhentaknya kesadaran dalam kenyataan...dimana rindu kita bermuara?? persimpangan laut rindu? tebing pemagut sendu? kuharap tak hanyut dalam arus kelabunya kalbu

musim berganti..kisah kita terhenti..mercusuar itu tak henti mencari..soroti kelelahan sejoli yang mengagumi buih mimpi..sejenak nikmati lembaran lampau berujung sepi

kunanti mercusuar itu mengumam mimpi..melucuti semua memori..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar