Sabtu, 06 Oktober 2012

Menyaji Seni

Pahati hati
Lukisi hari

Menyaji seni dalam segulung emosi
Menyaji seni dalam takaran tak dibatasi
Menyaji seni seiring embun temani pagi
Menyaji seni seiring hilir mudik mimpi
Menyaji seni dalam hati yang tak lagi sepi

Romansa antar tuan dan puan yang saling menemani

Bersama tapaki bumi
Bersama layangkan mimpi
Bersama arungi lautan hasrat yang kian menjadi

Ujung jalan yang tak bertepi tak lelah kami resapi
Ujung jalan yang perlahan bila diamati terdapat refleksi rambut kami yang kian memutih
Ujung jalan yang tak kami sadari sedang kami nikmati

Melangkah kian pasti, hati ini tak bisa berkelit lagi

Kami melangkahkan kaki ditemani sang mentari
Kami melangkahkan kaki bersama tuk wujudkan mimpi

Kami tulang rusuk yang saling melengkapi
Kami tulang rusuk saling melabuhkan hati

Kami menyaji seni yang kami sebut "saling mencintai"


1 komentar:

  1. merinding sekali ini bacanya, makasih sayaang makasih... ��

    BalasHapus